Aplikasi Kasir Agen Telur Gratis: Jual per Kg, per Tray, per Butir & Telur Retak
Aplikasi kasir untuk agen telur harus bisa menjual per kilogram dalam angka desimal, memisahkan telur retak sebagai produk sendiri, dan menjaga stok dalam satu satuan meskipun telur dijual per tray dan per butir. Karena berat telur berbeda menurut ukurannya, harga tray atau butir yang tetap bisa untung di telur kecil tetapi rugi di telur besar.
Agen telur biasanya membeli dari peternak atau pengepul per kilogram, lalu melayani tiga jenis pembeli sekaligus: warung dan penjual martabak yang membeli per peti atau per tray, ibu rumah tangga yang membeli per kilogram, dan pembeli eceran yang hanya butuh beberapa butir. Masing-masing terbiasa dengan harga yang berbeda. Masalahnya, tray berisi 30 butir telur besar bisa lebih berat hampir setengah kilogram dibanding tray telur kecil, padahal harganya sering dipukul rata.
Berapa laba tiap cara jual menurut ukuran telur?
Tabel berikut adalah ilustrasi dengan harga beli Rp26.000 per kg, harga jual per kg Rp28.500, harga tray tetap Rp52.000 per 30 butir, dan harga eceran Rp2.000 per butir. Harga telur berubah hampir setiap hari dan berbeda di tiap daerah; ganti dengan angka Anda.
| Ukuran telur | Butir per kg | Berat per tray | HPP per tray | Laba tray Rp52.000 | Laba per butir Rp2.000 |
|---|---|---|---|---|---|
| Kecil | 18 | 1,67 kg | Rp43.300 | Rp8.700 | Rp556 (28%) |
| Sedang | 16 | 1,88 kg | Rp48.750 | Rp3.250 | Rp375 (19%) |
| Besar | 14 | 2,14 kg | Rp55.700 | Rugi Rp3.700 | Rp143 (7%) |
Penjualan per kilogram memberi laba Rp2.500 per kg untuk semua ukuran, karena harganya mengikuti berat. Harga tray dan butir yang tetap tidak begitu: kiriman telur besar yang dijual dengan harga tray biasa merugi sekitar Rp3.700 per tray, dan telur besar yang diecer Rp2.000 per butir hanya menyisakan laba 7%. Agen yang tidak pernah menimbang tray bisa merasa ramai tetapi labanya hilang setiap kali pemasok mengirim telur yang lebih besar.
Bagaimana menetapkan harga tray dan butir yang aman?
- Timbang tray saat dijual dan pakai harga per kilogram. Ini cara paling adil bagi pembeli dan paling aman bagi agen.
- Bila harus memakai harga tray tetap, sortir telur menurut ukuran dan tetapkan harga tray yang berbeda untuk telur kecil, sedang, dan besar.
- Hitung harga per butir dari berat rata-rata, bukan kebiasaan. Timbang satu tray, bagi beratnya dengan 30, lalu kalikan dengan harga per kilogram ditambah selisih untuk repotnya mengecer.
- Hitung ulang setiap kali harga beli berubah, karena harga telur bisa naik turun dalam hitungan hari. Caranya dibahas di artikel menaikkan harga jual.
Bagaimana mengatur produk di aplikasi kasir?
- Buat produk telur per kilogram dengan satuan kg. Penjualan per kilogram dan per tray yang ditimbang sama-sama memakai produk ini; kasir memasukkan beratnya dalam desimal, misalnya 1,9 kg.
- Buat produk telur per butir untuk eceran. Saat mengambil satu tray untuk diecer, kurangi stok telur per kilogram sebesar berat tray itu dan tambahkan stok butirnya lewat penyesuaian stok. Pola konversinya sama dengan konversi dus, pack, dan pcs.
- Buat produk telur retak dengan harga lebih murah, satuan kilogram.
- Catat stok masuk per kiriman dengan berat dan harga beli dari nota pemasok, agar HPP rata-rata mengikuti harga harian.
- Catat langganan yang membayar mingguan, seperti warung makan dan penjual martabak, dengan bon. Panduannya ada di artikel piutang bon.
Bagaimana mencatat telur retak dan pecah?
Sebagian telur retak atau pecah saat diangkut dan dipindahkan, dan persentasenya bergantung pada jalan, kemasan, dan cara menata peti. Telur retak masih bisa dijual murah ke penjual gorengan atau pembuat kue, sedangkan telur pecah biasanya terbuang. Saat menyortir, pindahkan telur retak dari stok telur utuh ke produk telur retak lewat penyesuaian stok, dan catat telur pecah sebagai pengurangan stok. Dari riwayat penyesuaian, Anda bisa membandingkan pemasok atau sopir mana yang paling sering mengirim telur retak. Pencatatan susut yang mirip untuk barang segar dibahas di artikel kasir toko buah dan sayur.
Telur juga punya masa simpan. Jual telur yang datang lebih dulu lebih dulu, simpan di tempat sejuk dan kering, dan ikuti keterangan pemasok soal batas penyimpanan.
Kesalahan yang paling sering terjadi
- Memukul rata harga tray tanpa melihat ukuran telur, sehingga kiriman telur besar dijual rugi.
- Mengecer per butir dengan harga kebiasaan, bukan dari berat rata-rata tray.
- Mencampur telur retak dengan telur utuh di stok, sehingga kerugian akibat retak tidak pernah terlihat.
- Mencatat stok dalam tiga satuan tanpa konversi, sehingga stok kilogram, tray, dan butir tidak pernah cocok saat dihitung.
- Tidak menimbang kiriman, padahal berat di nota pemasok kadang berbeda dengan berat yang benar-benar diterima.
FreeKasir untuk agen telur
FreeKasir adalah aplikasi kasir gratis tanpa iklan yang berjalan offline-first: transaksi disimpan di perangkat lebih dulu, lalu tersinkron ke FreeKasir Cloud secara berkala saat online. Telur bisa dijual per kilogram dengan berat desimal dari timbangan, telur per butir dan telur retak dicatat sebagai produk terpisah, dan riwayat penyesuaian stok memperlihatkan berapa yang turun kelas setiap minggu. HPP rata-rata menyerap harga beli yang berubah harian, dan laporannya bisa diekspor ke Excel untuk membandingkan laba per cara jual.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Lebih untung jual telur per kg, per tray, atau per butir?
Per kilogram paling aman karena labanya tetap sama berapa pun ukuran telurnya. Harga tray dan harga butir yang tetap bisa untung besar pada telur kecil tetapi tipis atau rugi pada telur besar. Dalam ilustrasi artikel ini, tray seharga Rp52.000 untung Rp8.700 pada telur kecil dan rugi sekitar Rp3.700 pada telur besar.
Berapa butir telur dalam satu kilogram?
Umumnya sekitar 14 sampai 18 butir, tergantung ukuran telur. Telur besar sekitar 14 butir per kilogram, telur sedang sekitar 16, dan telur kecil sekitar 18. Hitung sendiri dari kiriman Anda dengan menimbang satu tray lalu membaginya dengan 30.
Bagaimana mencatat telur retak di aplikasi kasir?
Daftarkan telur retak sebagai produk terpisah dengan harga lebih murah. Saat menyortir, kurangi stok telur utuh dan tambahkan stok telur retak lewat penyesuaian stok, sehingga laporan menunjukkan berapa kilogram yang turun kelas setiap minggu.
Bagaimana mencatat penjualan tray kalau stok dicatat dalam kilogram?
Cara paling sederhana adalah menimbang tray saat dijual dan memasukkan beratnya dalam desimal, misalnya 1,9 kg, pada produk telur per kilogram. Dengan begitu stok tetap satu satuan dan harga tray otomatis mengikuti ukuran telurnya.
Ingin Mengelola Toko Lebih Mudah?
Gunakan FreeKasir untuk mencatat penjualan, menghitung HPP, dan memantau stok otomatis secara real-time. 100% gratis, offline-first, dan data tersinkron aman ke cloud!
Mulai Gunakan FreeKasir