Kembali ke Blog
Perbandingan

Mesin EDC vs Aplikasi Kasir: Apa Bedanya dan Perlu Keduanya?

Tim FreeKasir8 September 20267 menit membaca

Mesin EDC adalah alat untuk menerima pembayaran, terutama kartu debit, kartu kredit, dan QRIS, yang diterbitkan bank atau penyedia jasa pembayaran. Aplikasi kasir adalah perangkat lunak yang mencatat apa yang terjual, memotong stok, dan menghitung laba. EDC menjawab "uangnya sudah masuk?", aplikasi kasir menjawab "apa yang terjual dan berapa untungnya?", dan tidak satu pun bisa menggantikan yang lain.

Kebingungan ini wajar karena keduanya sama-sama berdiri di meja kasir dan sama-sama mencetak struk. Banyak pemilik toko yang baru dapat EDC dari bank mengira urusan kasirnya selesai, lalu heran kenapa stok dan laba tetap harus dihitung manual.

Apa bedanya secara fungsi?

Aspek Mesin EDC Aplikasi Kasir
Fungsi utama Memproses pembayaran Mencatat penjualan
Tahu barang apa yang terjual Tidak, hanya nominal Ya, per item
Memotong stok Tidak Ya
Menghitung HPP dan laba Tidak Ya
Menerima kartu debit/kredit Ya Tidak langsung
Menerima QRIS Ya, pada model tertentu Ya, QRIS dinamis
Uang tunai Tidak dicatat Dicatat, hitung kembalian
Biaya MDR per transaksi, mungkin sewa Gratis sampai berlangganan
Penerbit Bank atau penyedia pembayaran Pengembang aplikasi

Baris ketujuh sering terlupa: EDC tidak tahu apa-apa soal uang tunai, yang di warung masih jadi mayoritas pembayaran. Toko yang mengandalkan EDC sebagai "catatan" hanya melihat sebagian kecil dari penjualannya.

Kapan warung benar-benar butuh EDC?

  • Pembeli kartu cukup banyak. Kalau dalam seminggu ada lebih dari beberapa pembeli yang bertanya "bisa debit?", EDC mulai layak dihitung.
  • Nilai belanja per transaksi besar. Pembeli lebih cenderung memakai kartu untuk belanja ratusan ribu rupiah daripada untuk sebungkus mi instan.
  • Lokasi dengan pembeli dari luar kota yang membawa kartu, bukan dompet digital lokal.

Di luar itu, QRIS dinamis dari aplikasi kasir sudah mencakup hampir semua pembayaran non-tunai pembeli warung tanpa alat tambahan dan tanpa sewa. Cara mendaftarnya ada di panduan daftar QRIS UMKM, dan gambaran menerima banyak metode bayar di artikel multi-pembayaran QRIS dan e-wallet.

Bagaimana keduanya bekerja bersama?

Kalau Anda punya keduanya, alurnya selalu sama dan urutannya penting:

  1. Input barang di aplikasi kasir sampai muncul total belanja.
  2. Pembeli membayar lewat EDC dengan nominal yang sama.
  3. Kasir menutup transaksi di aplikasi dengan metode pembayaran "Kartu" atau "EDC".
  4. Setiap tutup toko, cocokkan total metode Kartu di aplikasi dengan laporan settlement EDC hari itu.
Metode Bayar Laporan Aplikasi Kasir Pembanding Cocok?
Tunai Rp2.140.000 Uang fisik di laci dikurangi modal awal Ya
QRIS Rp860.000 Mutasi rekening / dasbor QRIS Ya
Kartu (EDC) Rp475.000 Settlement EDC Rp425.000 Selisih Rp50.000

Selisih di baris terakhir hampir selalu salah satu dari dua hal: satu transaksi kartu dicatat di aplikasi sebagai tunai, atau satu gesekan EDC gagal tapi pembeli sudah dianggap membayar. Tanpa pencatatan metode bayar per transaksi, selisih seperti ini tidak akan pernah ketahuan. Konsep pencocokan harian ini dibahas di artikel serah terima shift kasir.

Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Mengira EDC adalah mesin kasir. Ia bukan, dan bukan pula pengganti mesin kasir konvensional yang dibahas di artikel mesin kasir vs aplikasi kasir HP.
  • Transaksi EDC tidak diinput di aplikasi. Stok tidak terpotong dan laporan penjualan berlubang.
  • MDR tidak dihitung sebagai biaya. Potongan 1,5% pada transaksi kartu kredit dari produk bermargin 10% berarti 15% laba produk itu hilang ke biaya pembayaran.
  • Mengejar target transaksi minimum EDC dengan mendorong pembeli memakai kartu, padahal QRIS lebih murah bagi Anda.

Biaya dan ketentuan EDC maupun QRIS ditetapkan masing-masing penerbit dan dapat berubah; konfirmasikan angka terbaru ke bank atau penyedia Anda sebelum memutuskan.

FreeKasir mencatat semua metode bayar

FreeKasir adalah aplikasi kasir gratis tanpa iklan yang berjalan offline-first: transaksi disimpan di perangkat lebih dulu, lalu tersinkron ke FreeKasir Cloud secara berkala saat online. Setiap transaksi dicatat dengan metode pembayarannya, tunai, QRIS, transfer, maupun kartu lewat EDC, sehingga laporan harian langsung menunjukkan berapa yang seharusnya ada di laci, di rekening, dan di settlement EDC. Pencocokan akhir hari jadi urusan tiga angka, bukan menebak dari tumpukan struk.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah mesin EDC bisa menggantikan aplikasi kasir?

Tidak. EDC hanya memproses pembayaran: ia tahu Rp47.000 masuk lewat kartu debit, tapi tidak tahu barang apa yang terjual, tidak memotong stok, dan tidak menghitung laba. Aplikasi kasir mencatat semua itu, tapi tidak bisa menggesek kartu. Keduanya menjawab pertanyaan yang berbeda.

Apakah warung kecil perlu mesin EDC?

Untuk sebagian besar warung, belum. Pembeli warung jarang membayar dengan kartu, dan QRIS yang dihasilkan aplikasi kasir sudah menerima pembayaran dari hampir semua dompet digital dan mobile banking tanpa perangkat tambahan. EDC baru relevan bila pembeli kartu debit atau kredit Anda cukup banyak, misalnya toko dengan nilai belanja ratusan ribu per transaksi.

Berapa biaya memakai mesin EDC?

Ada dua jenis: biaya per transaksi berupa MDR yang dipotong dari nominal, umumnya di bawah 1% untuk kartu debit dan sekitar 1,5 sampai 2% atau lebih untuk kartu kredit, serta kemungkinan biaya sewa atau target transaksi minimum bulanan yang ditetapkan bank penerbit. Pendaftaran QRIS umumnya gratis dengan MDR 0% untuk transaksi UMKM sampai Rp500.000. Angkanya bervariasi antar-penerbit dan bisa berubah.

Kenapa transaksi EDC harus dicatat lagi di aplikasi kasir?

Karena EDC hanya mencatat uangnya. Kalau transaksi kartu tidak diinput di aplikasi kasir, stok tidak terpotong, laporan penjualan kurang, dan uang yang masuk ke rekening tidak punya pasangan di laporan. Catat setiap transaksi di aplikasi kasir dengan metode pembayaran Kartu atau EDC, lalu cocokkan totalnya dengan laporan settlement EDC setiap hari.

Ingin Mengelola Toko Lebih Mudah?

Gunakan FreeKasir untuk mencatat penjualan, menghitung HPP, dan memantau stok otomatis secara real-time. 100% gratis, offline-first, dan data tersinkron aman ke cloud!

Mulai Gunakan FreeKasir