Kembali ke Blog
Panduan Aplikasi

Aplikasi Kasir Booth Es Teh & Minuman Gratis: Hitung HPP per Cup, Ukuran Jumbo, dan Topping

Tim FreeKasir19 Oktober 20267 menit membaca

Aplikasi kasir untuk booth es teh dan minuman harus bisa mengatur ukuran sebagai varian, topping dan tingkat gula sebagai modifier, serta menunjukkan jumlah gelas terjual per shift agar bisa dicocokkan dengan cup yang terpakai. Di usaha ini, kemasan bisa mencapai lebih dari sepertiga HPP satu gelas, jadi harga yang dihitung dari bahan saja selalu terlalu optimistis.

Booth es teh dan minuman kekinian menjual gelas berharga Rp3.000 sampai Rp10.000 dalam jumlah besar, sering ratusan gelas sehari di lokasi yang ramai. Pada harga serendah itu, selisih beberapa ratus rupiah per gelas sangat menentukan. Banyak pemilik booth menghitung modal dari teh, gula, dan es, lalu lupa bahwa setiap gelas juga menghabiskan satu cup, satu lembar plastik penutup, dan satu sedotan. Untuk booth kemitraan, bahan biasanya wajib dibeli dari pusat, sehingga harga dari pusat itulah yang dipakai sebagai HPP.

Berapa HPP satu cup es teh?

Tabel berikut adalah ilustrasi untuk es teh reguler 16 oz seharga Rp4.000 dan jumbo 22 oz seharga Rp5.000. Harga bahan dan kemasan berbeda di tiap pemasok dan berubah dari waktu ke waktu; ganti dengan angka dari nota Anda.

Komponen Reguler 16 oz Jumbo 22 oz
Teh Rp150 Rp220
Gula cair Rp400 Rp600
Es batu Rp300 Rp450
Cup Rp350 Rp500
Plastik penutup dan sedotan Rp150 Rp150
HPP per gelas Rp1.350 Rp1.920
Bagian kemasan dari HPP 37% 34%
Laba kotor per gelas Rp2.650 (66%) Rp3.080 (62%)

Bila kemasan tidak dihitung, HPP reguler tampak Rp850 dan laba per gelas tampak Rp3.150, lebih besar Rp500 dari kenyataannya. Pada penjualan 150 gelas sehari, laba di catatan pemilik akan berlebih sekitar Rp75.000 per hari, atau sekitar Rp2,25 juta dalam sebulan. Cara menghitung HPP per porsi secara lengkap ada di panduan HPP usaha kuliner.

Lebih untung menjual ukuran jumbo atau topping?

Tambahan Tambahan harga Tambahan HPP Tambahan laba
Naik dari reguler ke jumbo Rp1.000 Rp570 Rp430
Topping jeli Rp2.000 Rp500 Rp1.500
Reguler dengan topping Rp6.000 total Rp1.850 total Rp4.150 total (69%)

Ukuran jumbo menarik pembeli dan menambah laba rupiah, tetapi tambahan labanya kecil karena semua bahan ikut membesar. Topping justru menambah laba Rp1.500 per gelas, lebih dari tiga kali tambahan laba ukuran jumbo. Karena itu, kebiasaan menawarkan topping di setiap pesanan biasanya lebih berpengaruh daripada mendorong pembeli ke ukuran jumbo.

Bagaimana memakai cup untuk mengecek kasir?

Setiap gelas yang terjual memakai tepat satu cup. Ini membuat cup menjadi penghitung yang sangat praktis di booth yang dijaga karyawan:

  1. Hitung cup di awal shift per ukuran, misalnya 300 cup reguler dan 150 cup jumbo.
  2. Hitung lagi di akhir shift dan catat cup yang rusak atau bocor secara terpisah.
  3. Bandingkan cup terpakai dengan jumlah gelas di laporan penjualan per ukuran.
  4. Selidiki selisih yang lebih dari beberapa cup. Selisih besar berarti ada penjualan yang tidak dicatat, minuman yang dibagikan, atau cup yang terbuang tanpa dicatat.
  5. Serahkan uang dan laporan bersamaan saat pergantian shift. Polanya dibahas di artikel shift kasir dan serah terima uang.

Bagaimana mengatur menu di aplikasi kasir?

  • Satu produk per menu, misalnya es teh original, teh lemon, dan teh susu, dengan ukuran reguler dan jumbo sebagai varian.
  • Topping sebagai modifier berbayar, sehingga laporan memperlihatkan seberapa sering topping terjual.
  • Kurang gula, tanpa es, dan es sedikit sebagai modifier tanpa harga, agar permintaan pembeli ikut tercatat di transaksi dan tidak hanya diingat peracik.
  • QRIS dicatat sebagai metode bayar terpisah dari tunai. Ketentuan biaya MDR untuk transaksi kecil usaha mikro mengikuti aturan yang berlaku saat artikel ditulis; periksa ke penyedia QRIS Anda. Pendaftarannya dibahas di panduan daftar QRIS.
  • Kelompokkan penjualan per jam dari laporan yang diekspor ke Excel untuk menentukan kapan menyeduh teh baru dan kapan menambah es, seperti dibahas di artikel jam buka dari laporan per jam.

Kesalahan yang paling sering terjadi

  • Tidak memasukkan cup, plastik penutup, dan sedotan ke HPP, sehingga laba tampak jauh lebih besar.
  • Menetapkan harga jumbo hanya Rp500 lebih mahal, padahal tambahan HPP-nya hampir sebesar itu.
  • Menyeduh teh terlalu banyak di pagi hari, lalu membuang sisanya saat rasanya sudah berubah di sore hari.
  • Tidak pernah menghitung cup, sehingga penjualan yang tidak tercatat tidak pernah terlihat.
  • Memakai harga pusat lama sebagai HPP setelah pusat kemitraan menaikkan harga bahan. Menu minuman racikan yang lebih kompleks dibahas di artikel kasir coffee shop.

FreeKasir untuk booth es teh dan minuman

FreeKasir adalah aplikasi kasir gratis tanpa iklan yang berjalan offline-first: transaksi disimpan di perangkat lebih dulu, lalu tersinkron ke FreeKasir Cloud secara berkala saat online. Ukuran bisa diatur sebagai varian dan topping sebagai modifier, sehingga laporan memperlihatkan berapa gelas tiap ukuran terjual dan seberapa sering topping ditambahkan. Jumlah gelas per ukuran itulah yang dicocokkan dengan cup terpakai di akhir shift, dan karena kasir tetap berjalan tanpa sinyal, booth di lokasi yang sinyalnya lemah tetap bisa melayani antrean.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa HPP satu cup es teh?

Dalam ilustrasi artikel ini, es teh reguler 16 oz ber-HPP sekitar Rp1.350: teh Rp150, gula Rp400, es batu Rp300, cup Rp350, plastik penutup Rp100, dan sedotan Rp50. Kemasan saja Rp500, atau sekitar 37% dari HPP. Harga bahan dan kemasan berbeda di tiap pemasok, jadi hitung ulang dengan nota Anda.

Lebih untung menjual ukuran jumbo atau topping?

Dalam ilustrasi artikel ini, topping lebih untung. Naik ke ukuran jumbo menambah harga Rp1.000 tetapi hanya menambah laba Rp430, karena teh, gula, es, dan cup ikut bertambah. Topping seharga Rp2.000 dengan HPP Rp500 menambah laba Rp1.500 per gelas.

Bagaimana mencegah kecurangan di booth minuman yang dijaga karyawan?

Pakai cup sebagai penghitung. Setiap gelas yang terjual memakai tepat satu cup, jadi hitung cup di awal dan akhir shift, lalu bandingkan cup yang terpakai dengan jumlah gelas di laporan penjualan. Selisih yang besar berarti ada penjualan yang tidak dicatat, cup rusak, atau minuman yang dibagikan.

Bagaimana mengatur ukuran, tingkat gula, dan topping di aplikasi kasir?

Buat satu produk per menu, lalu atur ukuran reguler dan jumbo sebagai varian dengan harga masing-masing. Topping diatur sebagai modifier berbayar, sedangkan pilihan seperti kurang gula atau tanpa es diatur sebagai modifier tanpa tambahan harga agar permintaan pembeli ikut tercatat di transaksi.

Ingin Mengelola Toko Lebih Mudah?

Gunakan FreeKasir untuk mencatat penjualan, menghitung HPP, dan memantau stok otomatis secara real-time. 100% gratis, offline-first, dan data tersinkron aman ke cloud!

Mulai Gunakan FreeKasir